Kabaraya Bombana – Bunda Guru Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, secara resmi menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 08 Kasipute. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus memperkuat komitmen mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
Penutupan MPLS berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat, dihadiri peserta didik baru, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Hj. Fatmawati Kasim Marewa menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang yang mampu membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan perlindungan kepada setiap anak.
“Setiap anak berhak belajar di lingkungan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Karena itu, sekolah ramah anak harus menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah,” ujarnya.
Ia menilai pelaksanaan MPLS menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, dan kepedulian sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan sekolah ramah anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru dan kepala sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari orang tua, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Hj. Fatmawati Kasim Marewa turut mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SD Negeri 08 Kasipute yang berlangsung secara edukatif, humanis, dan sesuai dengan semangat MPLS Ramah, sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik baru.
Ia berharap nilai-nilai yang diperkenalkan selama MPLS dapat terus diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga tercipta budaya sekolah yang menghormati hak-hak anak, menjunjung tinggi kebersamaan, dan mendorong tumbuhnya generasi yang berkarakter.
Melalui sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis setiap satuan pendidikan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, dan benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak sebagai generasi penerus bangsa. (***)














