Kabaraya Bombana — Memasuki usia ke-30 tahun, PT Timah Investasi Mineral (PT TIM) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar tumbuh sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga memastikan keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya, khususnya di Kabaena, Kabupaten Bombana.
Pesan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Timah Investasi Mineral, Abdullah Umar, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 PT TIM yang dirangkaikan dengan kegiatan jalan sehat bersama masyarakat Kabaena.
Abdullah menegaskan, momentum tiga dekade perjalanan PT TIM tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan ulang tahun perusahaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas operasional perusahaan.
“Bagi kami, kegiatan HUT PT Timah ke-30 ini bukan sekadar perayaan ulang tahun dan bukan pula sekadar kegiatan jalan sehat. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana PT TIM dapat hadir, berinteraksi, dan membangun kebersamaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Abdullah Umar.
Tahun ini, PT TIM mengusung tema “Tumbuh Bersama Rakyat”. Tema tersebut, kata Abdullah, memiliki makna penting dalam perjalanan perusahaan ke depan.
PT TIM, lanjutnya, tidak ingin pertumbuhan perusahaan hanya diukur dari sisi bisnis dan operasional. Pertumbuhan tersebut harus berjalan beriringan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.
“PT TIM tidak ingin tumbuh sendirian. Kami ingin keberadaan dan pertumbuhan perusahaan juga memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat Kabaena,” tegasnya.
Pertambangan Harus Berorientasi pada Masa Depan
Abdullah juga menekankan bahwa aktivitas pertambangan tidak boleh hanya dilihat sebagai kegiatan pemanfaatan sumber daya alam.
Menurutnya, di balik aktivitas pertambangan terdapat tanggung jawab besar untuk ikut membangun masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi.
Karena itu, PT TIM berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang terbuka dengan masyarakat dan pemangku kepentingan. Perusahaan juga menyadari bahwa keberlanjutan kegiatan operasional tidak dapat dipisahkan dari dukungan dan kepercayaan masyarakat.
“Keberadaan aktivitas pertambangan bukan sekadar tentang pemanfaatan sumber daya alam, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk membangun masa depan berkelanjutan bagi warga sekitar,” ujarnya.
Apresiasi untuk Masyarakat Kabaena
Dalam momentum HUT ke-30 tersebut, Abdullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kabaena yang telah hadir serta ikut menyukseskan rangkaian kegiatan perusahaan.
Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan menjadi fondasi bagi hubungan perusahaan dengan masyarakat di masa mendatang.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabaena yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi fondasi yang kuat bagi hubungan PT TIM dengan masyarakat ke depan,” katanya.
PT TIM juga mengapresiasi kepercayaan, dukungan, serta sinergi yang telah terjalin dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra yang transparan, andal, dan bertanggung jawab.
Memasuki usia tiga dekade, PT TIM ingin memastikan bahwa perjalanan perusahaan tidak hanya meninggalkan catatan tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang hubungan yang kuat dengan masyarakat.
“Tumbuh Bersama Rakyat” pun menjadi pesan utama PT TIM bahwa keberadaan perusahaan di Kabaena diharapkan dapat berjalan seiring dengan terciptanya manfaat, kebersamaan, dan masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Far)














